Minggu, 30 Juni 2019

MATERI Biologi SMA 12: Perkecambahan Tumbuhan


Hallo kawan-kawan semua pada kesempatan kali ini gw bakal berbagi materi biologi tentang perkecambahan tumbuhan, yang masih ada kaitannya sama pertumbuhan tumbuhan. Sengaja gw pisah biar postingan blog gw ngga Panjang-panjang bgt. Oke ini dia

PERKECAMBAHAN TUMBUHAN 

          Perkecambahan adalah proses pertumbuhan biji yang diawali dengan imbibisi air, yang diikuti terbentuknya radikula dan plumula.  
perkecambahan adalah masa akhir dorminansi biji. Masa dorminansi biji adalah masa ketika sel-sel penyusunnya tidak aktif membelah atau tidak tumbuh, tetapi tidak disebut juga tumbuhan mati.

Proses terjadinya perkecambahan: 
  1. Imbibisi air                                               
  2. Embrio membebaskan hormon gibelerin untuk    merangsang aleuron membebaskan enzim α          amylase
  3. Enzim α amylase menghidrolisis amilum pada    endosperma dan kotiledon
  4. Embrio membentuk radikula dan plumula 
Proses perkecambahan dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu air, oksigen, suhu, dan cahaya. Air untuk mengaktifkan enzim-enzim. oksigen diperlukan dalam proses oksidasi sel menghasilkan energi. suhu optimum diperlukan dalam aktivitas enzim.

Tipe Perkecambahan:

2
1. Epigeal: saat berkecambah keping biji atau kotiledon terangkat ke atas permukaan media tumbuh, hipokotilnya tumbuh dominan, contoh: kacang hijau (Phaseolus radiatus)

2. Hypogeal: saat berkecambah keeping biji tetap didalam medium tumbuh. Epikotilnya tumbuh dominan,                                                                                                                    contoh: jagung (Zea mays)

Beberapa arti dari nama bagian saat tumbuhan perkecambahan:
1. Plumula (pucuk dengan sepasang daun diatasnya)
2. Epikotil (ruas batang dibawah calon daun atau diatas kotiledon)
3. Hipokotil (ruas batang dibawah epikotil atau melekat pada kotiledon)
4. Kotiledon (keping biji)
5. radikula (calon akar)

okee sekian pembahasan perkecambahan pada tumbuhan pada postingan kali ini, semoga bermanfaat dan semangat belajar !!!









Baca selengkapnya

MATERI Biologi SMA 12: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan


Wah sudah kelas 12 ya, harus semakin rajin belajar untuk meraih cita-cita, pada kesemapatan kali ini gw bakal berbagi postingan tentang materi awal kelas 12, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Mungkin kalian semua udah ga asing lagi sama kata” tsb, tapi bukan berarti kalian telah memahami dengan baik maksud dari 2 kata diatas. Semoga postingan kali ini bias membantu kalian dalam belajar ya kawan-kawan.  


Jadi, pertumbuhan adalah adanya pertambahan substansi sel secara irreversible. Substansi yang dimaksud adalah jumlah, massa, dan volume sel. Irreversible artinya tidak dapat kembali ke keadaan semula.

Grafik pertumbuhan tumbuhan                                                            proses pertumbuhan terdiri dari 4 fase, yaitu
1.      Fase Lag          : adalah fase awal pertumbuhan, berjalan lambat, dengan sedikit atau bahkan tidak ada proses pembelahan atau perkembangan sel.
2.      Fase Logaritmik : adalah pertumbuhan yang ditandai dengan pertumbuhan awal lambat, kemudian meningkat dengan sangat cepat.
3.      Fase Linier      : adalah pertumbuhan dengan tingkat dan kecepatan pertumbuhan mulai stabil dan relative konstan (kurva diantara fase log dan stasioner)
4.      Fase stasioner  : adalah fase akhir pertumbuhan dimana pertumbuhan sudah sangat lambat tetapi belum berhenti sepenuhnya.

alat ukur pertumbuhan pada tumbuhan disebut dengan Auksonometer,


perkembangan adalah proses menuju kedewasaan dan kesempurnaan bentuk. Perkembangan juga bersifat irreversible. Munculnya bunga pada tumbuhan, terbentuknya ciri seks sekunder pada hewan adalah ciri perkembangan yang mudah kita amati.

Pertumbuhan pada tumbuhan
Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh factor eksternal (luar) dan internal (dalam)
Factor Eksternal:
Faktor Internal
Keterangan
Suhu Optimum
Adalah suhu yang paling cocok untuk pertumbuhan
Kelembaban
Adalah konsentrasi uap air di udara
Kelembaban relative (nisbi) adalah jumlah air di udara dengan yang terkandung di udara pada suhu yang sama
Kelembaban absolut (mutlak) adalah banyaknya uap air pada suhu tertentu (dalam gram pada 1mm3)
Cahaya
Cahaya disebut menghambat pertumbuhan karena dapat menguraikan auksin. Tanpa cahaya pertumbuhan akan terjadi sangat cepat yang disebut etiolasi
Fotoperiodisme
(lamanya penyinaran) sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan, yang mempengaruhi adalah malam kritis
1.      Tumbuhan hari pendek (malam Panjang)
2.      Tumbuhan hari Panjang (malam pendek)
3.      Tumbuhan hari netral (tidak dipengaruhi Panjang siang dan malam)
Unsur hara
Semua unsur hara diserap dari media tumbuh dalam bentuk ion, kecuali karbon dalam bentuk CO2

Faktor Internal:
1.      Intraseluler (Genetis) : persilangan manga yang berbuah manis dengan sesamanya diharapkan keturunannya berbuah manis juga, karena mewarisi GEN yang manis.
2.      Interseluler (hormone):

Hormon
Keterangan dan fungsi
Auksin
·         Pembentangan sel saat pembelahan
·         Diproduksi di titik tumbuh batang (efek dominansi apikal)
·         Pertumbuhan cabang akar (akar lateral)
·         Buah partenokapri
·         Terurai oleh cahaya
Etilen
Disintesis dibuah, buku batang, bunga tua
·         Pematangan buah
·         Penebalan batang
·         Memacu penuaan
·         Pengguguran daun
Gibelerin
Disintesis dibiji, tunas apikal, akar
·         Perkecambahan biji
·         Pemanjangan batang
·         Pertumbuhan raksasa
Asam Absisat
Disintesis didaun, batang, akar
·         Mempertahankan dormansi
·         Menutup stomata
·         Menghambat pertumbuhan
Sitokinin
Disintesis diakar
·         Sitokinesis sel
·         Pertumbuhan akar primer
·         Anti penuaan
·         Pertumbuhan tunas lateral
·         Merangsang perkecambahan
Asam Traumalin
Membentuk kalus pada luka
Kalin
Hormon organ
Filokalin (daun)
Kaulokalin ( batang)
Rhizokalin (akar)
Antokalin (bunga)

Oke itu dia pembahasan pertumbuhan tumbuhan kali ini, semoga membantu dan semangat belajar !!!

Baca selengkapnya

Sabtu, 29 Juni 2019

MATERI Biologi SMA 10: Sistem Klasifikasi

MATERI Biologi SMA 10: Sistem Klasifikasi


Hallo kawan-kawan postingan kali ini akan membahas tentang sistem klasifikasi, apa itu ? dan bagaimana caranya akan coba diulas pada postingan kali ini:

SISTEM KLASIFIKASI
          Karena organisme sangat beraneka ragam, maka untuk mempermudah pengenalannya perlu pengelompokan atau klasifikasi. Pengelompokan ini disebut dengan istilah taksonomi, dan berikut adalah tabel beberapa sistem klasifikasi yang pernah digunakan:

Sistem Klasifikasi
Keterangan
Contoh
Natural (alamiah)
Dikelompokan berdasarkan ciri morfologi yang diberikan oleh alam
Kelompok hewan berkaki empat (kambing, domba, sapi, kuda, kerbau)
Artifisial (Buatan)
Dikelompokan berdasarkan manfaatnya, ciri morfologi atau alat reproduksinya
Tumbuhan obat (kumis kucing, daun insulin, meniran)

Tumbuhan berbunga (anggrek, kembang sepatu, kembang sungsang)
Filogenik
Dikelompokkan berdasarkan hubungan kekerabatan (tingkat takson)
Manusia memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dengan simpanse daripada orang utan
Berdasarkan Kingdom
2 Kingdom
3 Kingdom
4 Kingdom
5 Kingdom (R.H Wittaker), yang sering digunakan dalam pelajaran

6 Kingdom
Plantae dan Animalia
Protista, Plantae, dan Animalia
Monera, Protista, Plantae, dan Animalia
Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia


Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, Animalia
Berdasarkan Domain
3 Domain
Archaebacteeria, Eubacteria, Eukarariot


Dalam klasifikasi ada beberapa tingkatan untuk mempermudah dalam memahaminya dan Mengingatnya, berikut tingkatan (taksonomi) dalam klasifikasi:  
Hewan
Tumbuhan
Keterangan
Kingdom
Kingdom
-
Divisio
Filum
Akhiran Phyta pada tumbuhan
Class (kelas)
Class
Akhiran -odenae pada angiospermae
Akhiran -opsida pada lumut
Akhiran -phyta pada alga
Ordo (bangsa)
Ordo
Akhiran -ales pada tumbuhan
Family (suku)
Family
Akhiran -aceae pada tumbuhan
Akhiran -idae pada hewan
Genus (marga)
Genus
-
Spesies (jenis)
Spesies
-

Semakin kearah bawah:
1.      Tingkatan takson semakin rendah
2.      Hubungan kekerabatan semakin dekat
3.      Biodiversitas semakin kecil
4.      Anggota makhluk hidup semakin sedikit  


Okee, sekian dlu pembahasan mengenai klasifikasi makhluk hidup semoga bermanfaat, dan semangat belajar !!!





Baca selengkapnya

Jumat, 28 Juni 2019

MATERI Biologi SMA 10: Keaneragaman hayati

MATERI Biologi SMA 10: Keaneragaman hayati


Jadi, kali ini gw mau berbagi materi pelajaran biologi SMA guys. Karena pertama gw emang suka sama pelajaran ini dan yang kedua biasanya, anak-anak sekolah jaman sekarang nih lebih suka buat nyari bahannya di internet daripada baca buku so semoga membantu kawan-kawan semua dalam memahami materi biologi


Keaneragaman Hayati
Keaneragaman hayati atau biasa disebut biodiverstias adalah adanya variasi pada makhluk hidup dan menjadi ciri khas dari makhluk itu sendiri. Keaneragaman hayati dapat terjadi pada tingkat GEN, SPESIES, dan EKOSISTEM

No.
Tingkat KRH
Cirinya
Contoh
1.
Gen
Adanya variasi dalam satu jenis (spesies)
Pisang ambon, Pisang raja, pisang sitabar, semuanya spesies Musa paradisiaca
2.
Spesies
Adanya variasi dalam satu suku      (family)
Suku pinang-pinangan ( Arecaceae ) terdiri dari pinang, kelapa, lontar, kelapa sawit, sagu, dll
3.
Tingkat Ekosistem
Setiap makhluk hidup menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Bisa saja hubungan kekerabatannya dekat, tetapi habitatbnya berbeda
Kelapa hidup di daerah pantai sedangkan aren hidup di daerah pegunungan ( family Arecaceae)

Oke itu dia guys sedikit dari postingan kali ini, semangat belajar !!

Baca selengkapnya